- PENGENALAN
Panel ATS / AMF, sesuai dengan namanya ATS yang bisa di artikan. Automatic Transfer System yang memiliki fungsi memindahkan sistem secara otomatis, sedangkan AMF adalah Automatic Main Failure yang berfungsi sesuai dengan artinya, yaitu secara otomatis mampu mendeteksi adanya gangguan pada jaringan listrik utama, khususnya gangguan tegangan yang terkadang turun maupun naik secara tiba-tiba sehingga dapat mengakibatkan kerusakan pada sebagian peralatan listrik.
Nama panel ini sering disebut dan sangat familiar bagi para teknisi listrik dan pengguna panel listrik.
Pada jaman modern seperti sekarang semua bergantung menggunakan listrik.
Kebutuhan penggunaan daya listrik yang dapat memudahkan dan meringankan pekerjaan.
Oleh karena hal ini listrik menjadi sebuah kebutuhan penting dalam hidup.
Salah satu hal yang harus di perhatikan adalah adanya gangguan pasokan listrik yang dapat mengganggu aktifitas harian, terutama dalam dunia industri yang menggunakan listrik untuk kebutuhan memproduksi berbagai jenis barang.
Panel ATS / AMF inilah yang menjadi salah satu solusi terbaik untuk mengatasi hal diatas tadi.
Dengan menggunakan panel ATS /AMF maka diharapkan distribusi listrik dapat terkontrol dan lebih efisien dalam penggunaannya
- FUNGSI UTAMA
- Menjaga pasokan listrik utama.
- Mengendalikan secara otomatis 2 sumber pasokan listrik.
- Mengontrol arus dan tegangan untuk jaringan listrik yang stabil dan aman.
Rancangan panel ini di khususkan untuk mengelola sumber daya listrik apabila terjadi gangguan pemadaman listrik secara tiba-tiba, maka panel ATS / AMF akan bekerja secara otomatis memindahkan sumber daya listrik ke sumber daya listrik cadangan seperti generator listrik yang tersedia sebagai sumber daya listrik cadangan.
Rancangan inilah yang menjadi kelebihan panel ATS / AMF.
- KOMPONEN UTAMA
- Kontaktor magnet.
- MCCB.
- Phase Failure Relay.
- Timer Listrik.
- Relay Listrik.
1. Kontaktor Magnet
Kontaktor magnet umumnya digunakan sebagai pemutus dan penyambungan dari sumber listrik ke jaringan listrik utama secara otomatis.
Untuk kapasitas yang lebih besar kontaktor magnet dapat digantikan dengan komponen lain, seperti MCCB yang dilengkapi dengan motorise, Change Over Switch maupun ACB untuk kapasitas daya yang paling besar untuk daya pan l listrik tegangan rendah.
2. MCCB.
MCCB pada panel ATS berfungsi sebagai pemutus arus dan tegangan listrik yang terhubung langsung dari jaringan listrik sumber.
Penggunaan MCCB bertujuan agar arus yang digunakan oleh jaringan listrik utama dapat di kontrol dan dibatasi pasokan nya, hal ini dikarenakan MCCB memiliki batas aliran arus tertentu untuk dilalui sesuai kebutuhan yang dapat digunakan.
Pada panel ATS pengoperasian MCCB dapat di lakukan secara otomatis maupun manual.
Untuk penggunaan otomatis maka MCCB harus dilengkapi dengan motorise dan beberapa komponen aksesories MCCB itu sendiri.
3. Phase Failure Relay.
Phase failure relay atau yang biasa di singkat PFR merupakan salah satu komponen yang digunakan sebagai protektor panel ATS.
Sesuai dengan namanya PFR bekerja menjaga kesalahan setiap fasa dari sumber listrik yang masuk ke panel ATS, kesalahan fasa ini mencakup nilai tegangan setiap fasa dan urutan setiap fasa.
Apabila PFR mendeteksi adanya kesalahan salah satu fasa, baik itu tegangan ataupun urutan fasa maka alat ini akan bekerja dengan memutuskan aliran listrik pengontrol yang digunakan untuk mengontrol sistem panel ATS ini sehingga mengakibatkan OFF nya MCCB ataupun Kontaktor yang bertugas mengaliri pasokan listrik ke jaringan utama melalui panel ATS ini.
4. Timer Listrik.
Timer listrik pada panel ATS bertugas sebagai penunda waktu yang dapat di atur saat MCCB ataupun kontaktor dapat menghubungkan jaringan listrik dari sumber untuk di aliri ke jaringan listrik utama panel ATS secara otomatis.
Untuk lebih jelas untuk pemahaman cara kerja dari timer listrik silahkan klik link berikut ini. Cara kerja timer listrik
5. Relay Listrik.
Penggunaan relay listrik pada panel kontrol khususnya panel ATS berfungsi sebagai saklar otomatis rangkaian pengontrol sistem pengendali panel ini agar dapat bekerja secara otomatis
Untuk prinsip kerja relay listrik ini dapat di baca pada artikel lainnya dari blog ini dengan mengklik link berikut ini. Cara kerja relay listrik
Inilah penjelasan dari fungsi utama dan isi komponen utama panel ATS.
Dari penjelasan diatas tentunya dapat disimpulkan bahwa keberadaan panel ATS dalam dunia industri maupun non industri sangatlah penting untuk memaksimalkan penggunaan dan pengamanan pasokan listrik yang digunakan.
Komentar
Posting Komentar